Sunat Lem

Berbeda dengan sunat konvensional yang dijahit, teknik ini justru menggunakan media lem guna merekatkan luka. Inovasi ini hadir untuk menyempurnakan teknik konvensional yang dianggap kurang memuaskan dari segi waktu pengerjaan dan estetika. Karenanya, lem yang digunakan pun adalah jenis khusus yaitu lem jaringan yang mengandung 2-Octyl Cyanoacrylate (2-OCA). Dengan lem ini, proses pengerjaan jauh lebih cepat, bagus dan sempurna dibandingkan dengan ketika menggunakan jahitan.

Untuk proses pengerjaan, layaknya teknik konvensional, tenaga medis harus terlebih dulu memeriksa kondisi dan mensterilkan area ujung penis yang akan disunat. Kemudian, dilanjutkan dengan prosedur anestesi dan pemotongan secara melingkar (sirkular/sirkum). Hingga pada prosedur penutupan luka, serta memastikan terlebih dulu bahwa sumber-sumber pendarahan telah ditangani dengan baik. Cara penanganan paling efektif adalah dengan menggunakan jahitan ligasi benang jaringan atau bias juga dengan teknik koagulasi dengan mnggunakan elektro cauter. Barulah kemudian, luka sepenuhnya bisa ditutup dengan menggunakan lem jaringan khusus. Perlu dipahami bahwa penggunaan jahitan pada teknik ini hanya sebatas untuk hemostasis atau penanganan pendarahan.

Dibandingkan dengan sunat tradisional dan konvensional (sayatan dan jahitan), teknik ini terbilang memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya yaitu;

  • Proses pengerjaan lebih cepat, yakni hanya sekitar 13 – 15 menit. Sangat jauh berbeda dengan teknik konvensional yang setidaknya membutuhkan waktu minimal 20 menit.
  • Minim risiko komplikasi dan rasa nyeri. Karena lem hanya cukup dioleskan dan direkatkan, anak hampir tidak akan merasakan sakit dan trauma.
  • Perawatan pasca sunat jauh lebih mudah. Apalagi, lem yang digunakan juga bersifat water resistence dan barrier microbial, sehingga tidak akan terjadi masalah jika terkena air.
  • Perawatan cukup di rumah dan umumnya tidak diharuskan kontrol. Hal ini karena tidak ada bekas jahitan yang harus dipantau atau klamp yang harus dilepas.
  • Secara estetika, hasil akhir sunat jauh lebih bagus dan sempurna. Hasil ini bisa Anda pantau mulai dari minggu pertama pasca sunat hingga maksimal minggu ke-6.

Itulah beberapa alasan mengapa sunat lem ini patut dicoba untuk putra atau orang terdekat Anda. Tak hanya itu, dalam perkembangan selanjutnya, teknik ini juga kerap dikombinasikan dengan teknik lain, seperti; Cauter (Ca-Lem), GOMCO (GO-Lem), Klamp, dan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s